![]() |
| Mengantuk setelah sahur |
Puasa sudah memasuki fase 10 hari kedua, kemungkinan kondisi
tubuh mulai mengalami penurunan. Sehingga tidak jarang ditemui orang-orang yang
mengeluh mudah ngantuk dan lemas.
Sebenarnya masalah ngantuk dan lemas ini bisa dipengaruhi
oleh pola makan yang salah pada saat sahur. Ada apa dengan pola makan?
Saat puasa, kerja tubuh selama sehari penuh sangat
dipengaruhi oleh menu makan yang anda santap saat sahur. Jenis asupan yang biasa dikonsumsi masyarakat
saat sahur kebanyakan makanan yang tinggi akan karbohidrat dan gula, seperti
nasi putih.
Seorang praktisi gaya hidup dr. Phaidon L. Toruan
menjelaskan bahwa nasi putih merupakan jenis karbohidrat sederhana yang akan
cepat menaikkan gula darah namun cepat juga menurunkannya sehingga tubuh pun
menjadi terasa lemas, ngantuk, cepat lapar dan ingin makan lagi dan lagi.
Sama halnya dengan teh manis yang biasanya dikonsumsi
orang-orang saat sahur. Kebanyakan orang menganggap dengan minum teh manis
makan puasa akan lebih bertenaga, padahal tidak begitu.
Gula memang dapat memberikan energi secara instan, hanya
saja energi tersebut hanyalah energi palsu yang hanya akan membuat tubuh
menjadi cepat lemas beberapa saat kemudian.
“Gula membuat kadar gula darah cepat naik, tapi cepat juga
turunnya. Akibatnya tubuh jadi cepat lemas. Sebaiknya minum jus buah alami
tanpa gula,” tuturnya.
Lalu pola makan yang bagaimana yang baik untuk sahur?
Praktisi Yoga dan Food Combining, Erika Lebang, menjelaskan
dalam buku terbarunya yang berjudul “Food Combining di Bulan Ramadhan”, jika
Food Combining bisa dijadikan pilihan karena cara tersebut bisa membuat anda
tidak ngantuk dan lemas saat puasa.
Aturan dalam Food Combining adalah sebagai berikut:
1. Memulainya dengan mengkonsumsi buah.
2. Dilanjutkan dengan menu makanan yang mengandung
karbohidrat kompleks seperti menu sahur lanjutan.
3. Jangan mengkonsumsi menu karbohidrat dengan protein
karena protein hewani sangat sulit dicerna oleh tubuh, sebaiknya gabungkan
karbohidrat tersebut dengan sayur segar.

0 komentar:
Posting Komentar